Template Checklist — Tulis Sekali, Pakai Berulang
Simpan checklist yang tahapannya selalu sama (mis. proses kamar kos, onboarding klien, SOP produksi) sebagai template, lalu terapkan ke task mana pun dengan sekali klik — tidak perlu menulis ulang item satu per satu.
- 1
Apa itu Template Checklist + kenapa dipakai
Banyak pekerjaan punya tahapan yang persis sama dan diulang terus: proses calon penghuni kamar kos (booking → pembayaran → check-in), onboarding karyawan baru, SOP menutup toko, QA sebelum rilis. Sebelumnya, tiap kali tahapan itu dibutuhkan, kamu harus menulis ulang item checklist satu per satu — atau lebih repot lagi, menaruh alurnya di komentar dan mencoret manual.
Template Checklist menyelesaikan itu: definisikan urutan tahapannya sekali sebagai template workspace, lalu terapkan ke task mana pun. Hasilnya checklist baru yang itemnya lengkap, urut sesuai template, dan semua belum tercentang — siap dikerjakan.
Template tersimpan di level workspace, jadi semua anggota tim bisa memakainya. Cocok dipasangkan dengan checklist bernama: satu template per fase (mis. "FASE 1 — Booking & Reservasi", "FASE 2 — Check-in").
- Satu template per fase kerja membuat progres per tahap terlihat jelas
- Template milik workspace — sekali dibuat, semua anggota bisa memakainya
- 2
Simpan checklist jadi template
Cara termudah membuat template adalah dari checklist yang sudah ada:
- Buka task yang checklist-nya mau dijadikan acuan → tab Checklist.
- Di samping nama checklist ada ikon simpan-sebagai-template (ikon bookmark). Klik sekali.
- Selesai — nama checklist + seluruh item beserta urutannya tersimpan sebagai template workspace.
Status centang tidak ikut disimpan (template selalu diterapkan dalam keadaan kosong), jadi kamu bisa menyimpan dari checklist yang sedang setengah jalan sekalipun.
- Rapikan dulu urutan item sebelum disimpan — urutan itulah yang akan diulang setiap kali diterapkan
- Simpan ulang dengan nama lain untuk membuat variasi template
- 3
Terapkan template ke task lain
Di task mana pun (mis. task per kamar):
- Buka tab Checklist → klik tombol Template di sebelah kolom "Nama checklist baru".
- Panel template terbuka — pilih template → klik Terapkan.
- Checklist baru langsung terbentuk: semua item sesuai urutan template, belum tercentang, progres 0%.
Terapkan berkali-kali sesuai kebutuhan — Kamar 12, Kamar 13, Kamar 14 — masing-masing dapat checklist sendiri yang independen. Mencentang di satu kamar tidak memengaruhi kamar lain, dan template asalnya juga tidak berubah.
- Checklist hasil terapan berdiri sendiri — aman diedit/dihapus tanpa menyentuh template
- Hapus template dari panel yang sama (ikon tempat sampah) — hanya pembuat atau admin workspace yang bisa
Menghapus template tidak menghapus checklist yang sudah pernah dibuat darinya.