Template Checklist — Tulis Sekali, Pakai Berulang

Simpan checklist yang tahapannya selalu sama (mis. proses kamar kos, onboarding klien, SOP produksi) sebagai template, lalu terapkan ke task mana pun dengan sekali klik — tidak perlu menulis ulang item satu per satu.

  1. 1

    Apa itu Template Checklist + kenapa dipakai

    Banyak pekerjaan punya tahapan yang persis sama dan diulang terus: proses calon penghuni kamar kos (booking → pembayaran → check-in), onboarding karyawan baru, SOP menutup toko, QA sebelum rilis. Sebelumnya, tiap kali tahapan itu dibutuhkan, kamu harus menulis ulang item checklist satu per satu — atau lebih repot lagi, menaruh alurnya di komentar dan mencoret manual.

    Template Checklist menyelesaikan itu: definisikan urutan tahapannya sekali sebagai template workspace, lalu terapkan ke task mana pun. Hasilnya checklist baru yang itemnya lengkap, urut sesuai template, dan semua belum tercentang — siap dikerjakan.

    Template tersimpan di level workspace, jadi semua anggota tim bisa memakainya. Cocok dipasangkan dengan checklist bernama: satu template per fase (mis. "FASE 1 — Booking & Reservasi", "FASE 2 — Check-in").

    SEKALI TULIS — PAKAI BERULANGTEMPLATEFASE 1 — Booking& Reservasi4 item · urutan terkunciKamar 124/4 · 100%Kamar 132/4 · 50%Kamar 140/4 · 0%Tahapan sama, banyak kamar —tanpa menulis ulang satu per satu.
    • Satu template per fase kerja membuat progres per tahap terlihat jelas
    • Template milik workspace — sekali dibuat, semua anggota bisa memakainya
  2. 2

    Simpan checklist jadi template

    Cara termudah membuat template adalah dari checklist yang sudah ada:

    1. Buka task yang checklist-nya mau dijadikan acuan → tab Checklist.
    2. Di samping nama checklist ada ikon simpan-sebagai-template (ikon bookmark). Klik sekali.
    3. Selesai — nama checklist + seluruh item beserta urutannya tersimpan sebagai template workspace.

    Status centang tidak ikut disimpan (template selalu diterapkan dalam keadaan kosong), jadi kamu bisa menyimpan dari checklist yang sedang setengah jalan sekalipun.

    SIMPAN SEBAGAI TEMPLATEFASE 1 — Booking & Reservasi2/4Menjawab pertanyaan calon penghuniMengirim foto & peraturan kosMenjelaskan harga & depositMencatat data calon penghuniTEMPLATE CHECKLISTFASE 1 — Booking & Reservasi4 item · urutan tersimpanTersimpan di workspaceSekali simpan — bisa dipakai ditask / kamar mana pun.
    • Rapikan dulu urutan item sebelum disimpan — urutan itulah yang akan diulang setiap kali diterapkan
    • Simpan ulang dengan nama lain untuk membuat variasi template
  3. 3

    Terapkan template ke task lain

    Di task mana pun (mis. task per kamar):

    1. Buka tab Checklist → klik tombol Template di sebelah kolom "Nama checklist baru".
    2. Panel template terbuka — pilih template → klik Terapkan.
    3. Checklist baru langsung terbentuk: semua item sesuai urutan template, belum tercentang, progres 0%.

    Terapkan berkali-kali sesuai kebutuhan — Kamar 12, Kamar 13, Kamar 14 — masing-masing dapat checklist sendiri yang independen. Mencentang di satu kamar tidak memengaruhi kamar lain, dan template asalnya juga tidak berubah.

    TERAPKAN KE TASK / KAMAR LAINTEMPLATE CHECKLISTFASE 1 — Booking & Reservasi4 itemTerapkanFASE 1 — Booking & Reservasi0/4Menjawab pertanyaan calon penghuniMengirim foto & peraturan kosMenjelaskan harga & depositMencatat data calon penghuniChecklist dibuat dari template — urutan sama
    • Checklist hasil terapan berdiri sendiri — aman diedit/dihapus tanpa menyentuh template
    • Hapus template dari panel yang sama (ikon tempat sampah) — hanya pembuat atau admin workspace yang bisa
    Menghapus template tidak menghapus checklist yang sudah pernah dibuat darinya.