Setup notifikasi + AI Agent di Telegram
Hubungkan akun ke bot Telegram, atur saluran notif, dan tanya AI agent langsung dari chat. Total setup <2 menit.
- 1
Pastikan prasyarat siap
Tiga hal yang kamu butuhkan: (1) aplikasi Telegram di HP atau desktop, (2) akun SatuTim aktif (sudah verify email), (3) workspace dengan paket Pro atau lebih tinggi untuk fitur AI Agent. Notifikasi otomatis (task assigned, status berubah, daily standup) tetap jalan walau workspace Free.
- Cek paket workspace di Settings → Billing
- Login Telegram di perangkat yang sama supaya deep-link auto-buka
- 2
Hubungkan akun ke bot
Buka https://satutim.id/settings/notifications. Cari kartu "Telegram" (di antara Native Push dan Saluran Notifikasi), klik tombol "Hubungkan" warna biru. Browser akan buka tab baru ke t.me/SatuTim_bot dengan deep-link rahasia khusus akun kamu. Di chat Telegram yang terbuka, tekan tombol biru besar "START" di bawah, jangan ketik /start manual. Bot langsung balas "Akun terhubung sebagai @username...". Kembali ke browser, halaman Settings otomatis update jadi "Terhubung sebagai @username" + switch Telegram nyala hijau.
- Token deep-link berlaku 10 menit dan sekali pakai
- Kalau gagal, klik "Hubungkan" lagi untuk mint token baru
- Polling otomatis di web tiap 3 detik selama 60 detik, sabar bentar setelah klik START
- 3
Atur saluran notifikasi yang aktif
Di kartu "Saluran Notifikasi", tap switch Email / Telegram / Dalam Aplikasi sesuai preferensi. Setiap toggle akan munculkan dialog konfirmasi dulu ("Aktifkan notifikasi Telegram?" / "Matikan notifikasi Email?"). Klik tombol konfirmasi untuk simpan, switch akan show spinner kecil sebentar, lalu posisi berubah permanen. Kalau koneksi bermasalah, switch otomatis balik ke posisi semula + toast error.
- Kombinasi bebas: cuma Telegram + In-App, atau cuma Email, yang penting minimal 1 aktif
- Switch Telegram tidak bisa di-on kalau akun belum terhubung, hubungkan dulu
- 4
Set Waktu Hening (opsional)
Di kartu "Waktu Hening" kamu bisa atur jam tenang. Default 22:00-07:00. Selama rentang ini, notifikasi non-urgent ditahan supaya tidur tidak terganggu. Notifikasi urgent (deadline hari ini, mention langsung) tetap masuk. Ubah jam → klik "Simpan Waktu Hening".
- 5
Pakai shortcut command di Telegram
Tap ikon "/" di kolom ketik chat bot. Muncul autocomplete: /start (menu utama), /tugas (task aktif kamu), /overdue (yang telat), /proyek (daftar project), /tim (anggota), /rangkum (ringkasan progress), /bantuan (cara pakai), /stop (putus akun). Tap salah satu = bot langsung jalankan tanpa harus ketik.
- Menu / muncul setelah bot pertama kali kirim message
- Restart aplikasi Telegram kalau menu belum muncul
- 6
Chat natural ke bot
Selain shortcut, kamu bisa ketik pertanyaan biasa: "ada yang telat?", "siapa paling rajin minggu ini?", "buatin task review iklan untuk Sabtu prioritas urgent", "rangkum project mobile app". Bot balas "Sebentar, lagi mikir..." (3-15 detik) lalu pesan yang sama berubah jadi jawaban final + tombol cepat di bawahnya.
- Format bebas, tidak perlu prefix khusus
- Bisa minta aksi langsung: "tandai task X selesai", "geser deadline semua overdue +2 hari"
- 7
Manfaatkan tombol cepat (Quick Actions)
Setiap jawaban bot punya tombol kontekstual yang adaptif. Setelah list task overdue, muncul tombol "Selesai: <judul>" per task + "Geser semua +1 hari" / "+3 hari". Setelah list project, tombol per project untuk drill-down. Setelah buat task, tombol "Lihat di web" + "Tandai selesai" + "Set urgent". Tap tombol = bot langsung kerjakan, tidak perlu mengetik ulang.
- Tombol berubah otomatis tergantung jenis pertanyaan
- Selalu ada tombol "Buka di web" sebagai exit ke /ai/ask
- 8
Coba contoh pertanyaan
Beberapa skenario nyata yang sering dipakai: "rangkum kerjaan saya hari ini" (bot panggil list_my_tasks + sintesis), "buatin task review desain landing page untuk besok prioritas urgent" (bot panggil create_task), "siapa aja anggota tim engineering?" (list anggota + tombol drill per orang), "geser deadline semua task overdue saya mundur 3 hari" (bot panggil bulk_reschedule).
- 9
Notifikasi otomatis yang masuk
Selama switch Telegram aktif, kamu otomatis terima: (1) Task baru di-assign, "Task baru: <judul>. Project: <nama>. Oleh <orang>. [Buka task]". (2) Status task berubah, "Status berubah: <judul>. todo → in_progress. Oleh <orang>". (3) Task ditandai selesai. (4) Standup pagi 06:00 WIB hari kerja: ringkasan task hari ini + overdue. Semua menghormati Waktu Hening.
- 10
Troubleshooting
Bot tidak balas saat tekan Start: pastikan tekan tombol biru "START", bukan ketik /start manual. Bot bilang "Akun belum terhubung": klik "Hubungkan" lagi di Settings → Notifikasi. Bot bilang "AI Agent perlu Pro": upgrade workspace di Settings → Billing. Terhubung tapi tidak terima notif: cek Waktu Hening (mungkin lagi di rentang tidur), cek switch Telegram di Saluran Notifikasi, cek bot tidak di-mute di Telegram. Mau ganti akun Telegram: ketik /stop di chat lama, lalu Hubungkan lagi dari akun baru.
Kalau bot tetap diam >30 detik setelah pesan, screenshot + lapor admin via Feedback. - 11
Privasi dan kontrol
Token bot SatuTim disimpan terenkripsi (AES-GCM 256-bit) di server. chatId Telegram dipakai cuma untuk routing notifikasi, tidak dibagikan ke pihak ketiga. Riwayat chat tidak disimpan di server SatuTim, hanya hasil aksi (mis. task baru yang dibuat). Ketik /stop kapan saja untuk putus akun: chatId + username dihapus dari DB SatuTim. Bot tidak baca pesan grup atau channel, hanya 1-on-1 DM ke @SatuTim_bot.
- Putus sementara: matikan switch Telegram di Settings (akun tetap link)
- Putus permanen: /stop di chat atau klik "Putus" di kartu Telegram