Impor & Template Project

Pindahkan tugas dari file CSV atau papan Trello tanpa ketik ulang, dan simpan proyek favoritmu jadi template lengkap (alur, label, field, tugas) supaya proyek baru tinggal sekali klik.

  1. 1

    Impor tugas dari CSV atau Trello

    Pindah ke SatuTim tapi tugasmu masih bertumpuk di tempat lain? Nggak perlu ketik ulang. Kamu bisa mengimpor tugas dari file CSV (spreadsheet yang diekspor dari Excel/Google Sheets) atau dari papan Trello.

    Gambaran besarnya: kamu menyiapkan sumbernya (file CSV atau papan Trello), lalu sistem akan menarik tugas-tugas itu masuk ke proyekmu di SatuTim. Proses ini punya beberapa langkah aman supaya tidak ada yang berantakan atau dobel, kita bahas satu per satu di langkah berikutnya.

    IMPOR · DARI BERKAS ATAU PAPAN KE DAFTAR TUGASSumberBerkas CSVPapan TrelloImporPetakan kolomJudul -> NamaTenggat -> Jatuh tempoPratinjauDaftar tugas0UlangiPilih sumber lalu klik Impor untuk lihat tugas masuk.
    • Impor cocok untuk pindahan awal dari alat lama, atau memasukkan daftar tugas yang sudah kamu susun di spreadsheet
    • Untuk CSV, pastikan baris pertama berisi nama kolom (mis. Judul, Status, Jatuh Tempo) supaya pemetaan lebih mudah
  2. 2

    Empat langkah impor: unggah, petakan, pratinjau, impor

    Proses impor dirancang bertahap supaya kamu bisa memeriksa dulu sebelum data benar-benar masuk:

    1. Unggah, pilih file CSV-mu (atau hubungkan papan Trello). Sistem membaca isinya.
    2. Petakan kolom (mapping), ini langkah kuncinya. Kamu mencocokkan kolom dari sumber ke field di SatuTim, mis. kolom "Task Name" dipetakan ke Judul, kolom "Due" ke Jatuh Tempo, kolom "Owner" ke Penerima Tugas. Jadi sistem tahu data mana masuk ke mana.
    3. Pratinjau (preview), sistem menampilkan contoh hasilnya sebelum disimpan, supaya kamu bisa memastikan semuanya nyambung dengan benar. Kalau ada yang meleset, kamu bisa balik ke langkah pemetaan.
    4. Impor, kalau pratinjau sudah pas, jalankan impor. Tugas-tugas masuk ke proyekmu, siap dikerjakan.

    Langkah pratinjau ini penyelamat: kamu melihat dulu sebelum berkomitmen, jadi risiko data acak-acakan jauh berkurang.

    IMPOR · DARI BERKAS ATAU PAPAN KE DAFTAR TUGASSumberBerkas CSVPapan TrelloImporPetakan kolomJudul -> NamaTenggat -> Jatuh tempoPratinjauDaftar tugas0UlangiPilih sumber lalu klik Impor untuk lihat tugas masuk.
    • Luangkan waktu di langkah pemetaan, di sinilah impor jadi rapi atau berantakan
    • Coba impor dengan file kecil dulu (beberapa baris) untuk memastikan pemetaanmu benar sebelum mengimpor ratusan tugas
    Selalu periksa langkah Pratinjau sebelum klik Impor. Mengimpor data yang salah petakan bisa membuat banyak tugas masuk dengan info tertukar, lebih repot dibereskan daripada dicek di awal.
  3. 3

    Simpan proyek jadi template

    Kalau kamu sering membuat proyek dengan susunan yang mirip, mis. tiap klien baru selalu butuh tahapan dan label yang sama, jangan menyusunnya dari nol berulang kali. Simpan proyek yang sudah rapi jadi Template.

    Template menyimpan kerangka lengkap sebuah proyek:

    • Alur kerja / kolom status (mis. To-Do, Dikerjakan, Review, Selesai)
    • Label yang biasa kamu pakai
    • Custom field yang sudah kamu rancang
    • Tugas beserta strukturnya (termasuk checklist dan sub-tugas)

    Dengan begitu, susunan yang sudah kamu sempurnakan bisa dipakai lagi tanpa harus membangunnya ulang tiap kali.

    TEMPLATE · SIMPAN PROJECT, BUAT ULANG SEKALI KLIKProject: OnboardingAlur kerjaLabelCustom fieldTugas awalSimpan jadi templateTemplateOnboarding lengkapAlur kerjaLabelCustom fieldTugas awalProject baruBuat project baruUlangiSimpan dulu jadi template, lalu buat project baru darinya.
    • Sempurnakan dulu satu proyek sampai benar-benar pas, baru simpan jadi template, template mewarisi kerapian aslinya
    • Beri nama template yang jelas sesuai kegunaannya, mis. "Onboarding Klien Baru" atau "Produksi Konten Bulanan"
  4. 4

    Buat proyek baru dari template

    Setelah punya template, membuat proyek baru jadi sangat cepat. Saat menambah proyek, pilih opsi "Dari Template", lalu pilih template yang kamu mau. Dalam sekejap, proyek baru muncul sudah lengkap dengan alur kerja, label, custom field, dan tugas-tugas bawaannya, persis seperti template.

    Kamu tinggal menyesuaikan detailnya (mis. ganti nama klien, sesuaikan tanggal), dan proyek siap jalan. Pekerjaan menyiapkan yang biasanya makan waktu setengah hari bisa selesai dalam hitungan menit.

    Ini pasangan sempurna untuk pekerjaan yang berulang: sekali rancang yang rapi, lalu pakai lagi dan lagi tanpa kehilangan konsistensi.

    TEMPLATE · SIMPAN PROJECT, BUAT ULANG SEKALI KLIKProject: OnboardingAlur kerjaLabelCustom fieldTugas awalSimpan jadi templateTemplateOnboarding lengkapAlur kerjaLabelCustom fieldTugas awalProject baruBuat project baruUlangiSimpan dulu jadi template, lalu buat project baru darinya.
    • Template menjaga konsistensi: semua proyek sejenis punya tahapan dan label yang seragam, enak untuk pelaporan
    • Perbarui template-mu sesekali kalau alur kerjamu berkembang, supaya proyek baru selalu ikut versi terbaik