DAG Visualizer + Deteksi Penyumbat

Lihat keterkaitan antar tugas sebagai peta interaktif. Tugas yang paling banyak menghambat (penyumbat/bottleneck) otomatis disorot. Tersedia di paket Business ke atas.

  1. 1

    Konsep peta keterkaitan (DAG)

    Proyek dengan banyak tugas yang saling bergantung sering sulit dibaca lewat Gantt: terlalu padat, susah melihat siapa yang jadi penyumbat. Tampilan DAG menyajikannya sebagai peta: tiap tugas jadi titik (node), tiap ketergantungan jadi garis berpanah yang menunjukkan urutan. Peta tersusun otomatis dari atas ke bawah, tugas paling awal di atas, tugas akhir di bawah.

    Tugas yang menghambat paling banyak tugas lain otomatis disorot: ukurannya dibesarkan, diberi garis tepi hijau, dan badge "Blokir N" supaya langsung kelihatan mana yang perlu diberesi duluan.

    Peta ini erat kaitannya dengan cara kamu menautkan tugas. Untuk jenis relasi (memblokir, diblokir, duplikat, terkait, bagian dari epic) dan tipe dependency, lihat bab Relasi, Dependency & Gerbang Selesai.

  2. 2

    Buka tampilan DAG

    Buka halaman Roadmaps. Di header ada pilihan tampilan: Gantt, DAG, dan Board. Klik DAG. Pilihan tampilanmu diingat per proyek, jadi saat kamu buka lagi nanti, tampilannya tetap seperti terakhir kamu pilih.

    Tampilan DAG tersedia di paket Business ke atas. Paket Free dan Pro mengakses Gantt dan Board.
  3. 3

    Menjelajah peta

    Geser peta dengan menyeret area kosong (atau usap di layar sentuh). Perbesar/perkecil dengan scroll atau cubit dua jari. Klik sebuah titik untuk membuka panel ringkas tugas itu (penanggung jawab, tenggat, status, dan tombol untuk lompat ke detail lengkap). Klik sebuah garis untuk menyorot hubungan beserta titik di kedua ujungnya. Saat pertama dibuka, peta otomatis dirapikan agar pas di layar.

  4. 4

    Saring + jalur kritis

    Di bar atas peta, kamu bisa menyaring menurut tim, penanggung jawab, atau status. Ada juga dua sakelar: "Tampilkan jalur kritis" (menyorot rantai pekerjaan terpanjang dari awal sampai akhir, ini yang paling menentukan tanggal selesai proyek) dan "Sorot penyumbat" (membesarkan dan memberi tepi hijau pada tugas-tugas yang paling banyak menghambat). Saat jalur kritis aktif, tugas yang tidak kritis diredupkan supaya fokus visualmu tertuju ke yang paling penting.

  5. 5

    Spanduk penyumbat + tindakan

    Di atas peta muncul spanduk ringkas, mis. "Penyumbat teratas: Tugas X menghambat 7 tugas lain. Lihat". Klik spanduk untuk langsung melompat dan memperbesar ke tugas itu. Panel di sampingnya menjelaskan alasannya dengan bahasa sederhana (mis. "menghambat 7 tugas, ada di jalur kritis, statusnya sedang dikerjakan, telat 2 hari") sekaligus menyarankan langkah, seperti "pecah jadi sub-tugas" atau "alihkan ke anggota yang lebih lega".

  6. 6

    Cegah ketergantungan melingkar

    Saat kamu menambah ketergantungan di sebuah tugas (mis. Tugas A bergantung pada Tugas B), sistem langsung memeriksa urutannya. Kalau penautan itu bakal membentuk lingkaran (A menunggu B, B menunggu C, lalu C menunggu A lagi, yang membuat tidak ada yang bisa mulai), permintaan ditolak dengan pesan jelas: "Penautan ini membentuk lingkaran. Lepaskan salah satu tautan sebelumnya dulu." Ini menjaga peta tetap masuk akal dan bisa dibaca.

  7. 7

    Untuk proyek yang sangat besar

    Untuk proyek dengan ratusan tugas, peta tetap terbuka mulus. Pada proyek yang benar-benar besar, peta mungkin perlu sesaat untuk dirapikan, dan kamu akan melihat keterangan yang jelas seperti "Menyusun peta keterkaitan dari N tugas...", bukan sekadar lingkaran berputar tanpa kabar. Begitu selesai, kamu bisa menjelajah seperti biasa.